Sindir DPR, Jokowi Minta UU Jangan Jadi Proyek
Berita Indonesia Terpercaya - Berita Hot - Presiden Joko Widodo menyindir Dewan Perwakilan Rakyat yang gemar membuat undang-undang. Ia meminta DPR tidak perlu membuat banyak UU. Yang terpenting, UU yang dibuat bisa berkualitas.
"Saya sudah ngomong ke DPR, enggak usah setahun buat 40 UU. Satu atau dua cukup, tapi berkualitas. Jangan undang-undang dijadikan proyek," kata Jokowi saat membuka Rembuk Nasional 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (23/10/2017).
Permintaan yang sama juga disampaikan Jokowi kepada para kepala daerah. Ia meminta kepala daerah tidak perlu membuat banyak peraturan daerah (perda).
"Saya sampaikan ke gubernur, bupati jangan buat Perda lagi lah. Setahun satu atau dua cukup," kata dia.
Jokowi mengatakan, saat ini ada 42.000 peraturan mulai dari undang-undang, peraturan presiden, peraturan pemerintah, hingga peraturan gubernur, bupati dan wali kota.
Peraturan itu tumpang tindih dan membuat kinerja birokrasi menjadi rumit.
Pada tahun 2016, pemerintah sudah menghapus 3153 perda, namun sebagian digugat ke Mahkamah Konstitusi dan dimenangkan.
"Itu problem besar kita ada di sini. Kenapa di lapangan tak bisa diputuskan gara-gara ini salah satunya, kebanyakan aturan," ujar Jokowi.
Sumber : Kompas
Berita Terkini, Berita Terpercaya, Berita Akurat, Berita Aktual, Liputan Terkini, Liputan Terupdate, Liputan Terpercaya, Berita News, Berita Politik, Berita Pagi, Berita Terkini, Berita Top, Berita Update, Berita Aktual, Berita Indonesia, Berita Olahraga, Berita Dalam Negeri, Berita Luar Negeri
"Saya sudah ngomong ke DPR, enggak usah setahun buat 40 UU. Satu atau dua cukup, tapi berkualitas. Jangan undang-undang dijadikan proyek," kata Jokowi saat membuka Rembuk Nasional 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (23/10/2017).
Permintaan yang sama juga disampaikan Jokowi kepada para kepala daerah. Ia meminta kepala daerah tidak perlu membuat banyak peraturan daerah (perda).
"Saya sampaikan ke gubernur, bupati jangan buat Perda lagi lah. Setahun satu atau dua cukup," kata dia.
Jokowi mengatakan, saat ini ada 42.000 peraturan mulai dari undang-undang, peraturan presiden, peraturan pemerintah, hingga peraturan gubernur, bupati dan wali kota.
Peraturan itu tumpang tindih dan membuat kinerja birokrasi menjadi rumit.
Pada tahun 2016, pemerintah sudah menghapus 3153 perda, namun sebagian digugat ke Mahkamah Konstitusi dan dimenangkan.
"Itu problem besar kita ada di sini. Kenapa di lapangan tak bisa diputuskan gara-gara ini salah satunya, kebanyakan aturan," ujar Jokowi.
Sumber : Kompas
Berita Terkini, Berita Terpercaya, Berita Akurat, Berita Aktual, Liputan Terkini, Liputan Terupdate, Liputan Terpercaya, Berita News, Berita Politik, Berita Pagi, Berita Terkini, Berita Top, Berita Update, Berita Aktual, Berita Indonesia, Berita Olahraga, Berita Dalam Negeri, Berita Luar Negeri
Cerita Sex | Cerita Bokep | Cerita Dewasa | Cerita Semi | Cerita Bokep Terbaru | Cinema Bokep | Bokep XXI | Video Bokep | Film Blue | Warung Bokep | Kumpulan Video Bokep | Bokep 3GP
Aplikasi Hack BandarQ | Aplikasi Hack Sakong | Aplikasi Hack Ceme | Hack BandarQ | Hack Sakong | Hack Ceme | Hack Jackpot | Hack Domino99 | Hack Capsa | Hack Bandar Poker | Hack Poker | Aplikasi Cheat Sakong | Aplikasi Cheat BandarQ | Aplikasi Cheat Ceme | Aplikasi Cheat Bandar Poker | Aplikasi Cheat AduQ | Aplikasi Cheat Capsa |
Berita Aktual | Berita Hot | Berita News | Berita Politik | Berita Terkini | Berita Pagi |
Aplikasi Hack BandarQ | Aplikasi Hack Sakong | Aplikasi Hack Ceme | Hack BandarQ | Hack Sakong | Hack Ceme | Hack Jackpot | Hack Domino99 | Hack Capsa | Hack Bandar Poker | Hack Poker | Aplikasi Cheat Sakong | Aplikasi Cheat BandarQ | Aplikasi Cheat Ceme | Aplikasi Cheat Bandar Poker | Aplikasi Cheat AduQ | Aplikasi Cheat Capsa |
Berita Aktual | Berita Hot | Berita News | Berita Politik | Berita Terkini | Berita Pagi |
Komentar
Posting Komentar